Arsip Tag: hutan Bintoro

“Bintoro” Paling Banyak Disebut dalam Sejarah Demak

Kearajaan Demak berada di Hutan Bintoro atau kawasan Glagahwangi.
Kearajaan Demak berada di Hutan Bintoro atau kawasan Glagahwangi.

Kata Bintoro hampir tidak bisa dilepaskan ketika membincangkan sisi historis Demak. Bahkan menurut sejarahwan Wiwin Juwita Ramlan, Bintoro adalah nama tempat yang paling sering disebut dalam sejarah Demak.

Wajar saja karena Bintoro adalah pusat kota, tempat di mana sejarah Kerajaan Demak berada. Hingga nama keraton di kota wali ini pun sering disebut sebagai Kerajaan Demak Bintoro.

Kini “Bintoro” adalah nama sebuah kelurahan di Kecamatan Demak, Kabupaten Demak. Menurut sejarah, nama Bintoro sering dituturkan sebagai sebuah hutan yang dibuka oleh Raden Patah. Di hutan ini konon terdapat tanaman glagah yang berbau harum. Itulah mengapa darah Bintoro dulu juga disebut sebagai kawasan Glagahwangi.

Ramlan, dalam buku sejarah yang ditulisnya, mengatakan bahwa setelah Raden Patah babat alas di hutan Bintoro ini, kemudian mendirikan Masjid Agung Demak. Walisongo membantu pendirian masjid bersejarah itu.

“Pada masa-masa selanjutnya daerah hutan Bintoro tersebut berkembang menjadi pusat kota kerajaan Demak,” tulis Ramlan dalam buku “Kota Demak sebagai Bandar Dagang di Jalur Sutra”.

Pasalnya dalam wilayah administratif Kelurahan Bintoro terdapat komplek Masjid Agung Demak, makam raja-raja, dan alun-alun. Itulah indikasi mengapa Kelurahan Bintoro dulunya adalah hutan Bintoro. (kabardemak.com/syafa’)

Iklan